Penipuan Online Sosial Media

Marak Kasus Penipuan Online Stop Tergiur Bisnis Angin Surga

Jangan terjebak bisnis iming-iming alias bisnis angin surga karena itu sudah dipastikan penipuan, STOP menjadi korban penipuan

Keberadaan sosial media (sosmed) saat ini menjadi pasar yang empuk bagi para pebisnis online mulai dari kelas kaki lima sampai kelas bintang lima untuk meraup uang mulai dari rupiah sampai dollar. Tetapi dibalik gurihnya penghasilan besar dari bisnis yang mengandalkan sosmed ternyata menyimpan kisah menyakitkan bagi banyak orang yang terjebak dengan BISNIS ANGIN SURGA alias iming-iming uang yang besar, dan fasilitas-fasilitas mewah lainnya.

Hal ini turut mendorong meningkatnya kasus penipuan bisnis online. Salah satunya RE. Dalam akun sosial medianya yaitu Instagram, RE memposting sebuah informasi yang sangat menarik terkait bisnis, dan tentunya sangat menggiurkan. RE berpikir ini adalah jebakan empuk bagi siapa saja yang tanpa akal sehat terpancing oleh iklan tersebut. Ini juga dikarenakan wabah pandemi yang berdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal di mana-mana.

STOP tergiur bisnis tipu-tipu dengan segala kedok, cepat kaya, tidak perlu kerja, cukup transfer sejumlah uang, dsbnya, jadilah pengguna sosmed yang CERDAS

Sebagai ujung tombak dalam keluarga, bisnis apa pun selama dapat menyambung hidup minimal keseharian akan dilakukan seperti yang dilakoni NH.

“Saya dulu hanya ojek online, sejak pandemi dan tidak boleh narik penumpang via ojek motor jadinya saya mencoba banting setir untuk memulai berbisnis. Apa saja, yang penting halal dan bisa nutup buat hidup, Pak. Ya, akhirnya saya coba iseng cari-cari dan nemu ini akunnya mas RE. Taunya saya malah ketipu, Pak” ucap NH (salah satu korban penipuan RE) kepada investigator Perusahaan (baca PayTren-Treninet) saat diwawancara terkait kasus penipuan bisnis menggiurkan.

Modus yang dilayangkan RE agar menarik perhatian para korbannya yaitu membuat iklan melalui akun Instagram bernama rini_paytren01 tentang bisnis yang seolah menjanjikan hanya dengan memerlukan modal kecil namun akan mendapatkan keuntungan yang berkali lipat dalam waktu singkat. Dan bisnis ini diatasnamakan perusahaan Veritra Sentosa Internasional (VSI/PAYTREN).

Berdasarkan laporan kepada tim manajemen PT VSI dan Treninet Sentosa Internasional/Treninet. Postingan iklan bisnis palsu ini telah memakan empat korban yaitu L (calon mitra), AS (mitra), EN (mitra) dan NH (mitra). Masing-masing korban, menghubungi oknum RE terkait cara bergabung dan ikut dalam program yang ditawarkan oleh RE.

Selanjutnya RE menyuruh para korban untuk mentransfer sejumlah uang dengan alasan sebagai bentuk komitmen awal, partisipasi dan sebagainya dalam program yang ditawarkan RE. Selain itu RE juga menjanjikan kepada para korban bahwa cukup menyetorkan sejumlah uang, tidak perlu melakukan apa-apa, tinggal duduk manis, karena proses dan segala urusannya akan dikerjakan oleh RE sendiri. Para korban dijanjikan “tahu beres” oleh oknum RE. Namun setelah para korban mentransfer sejumlah uang, seperti kebanyakan tingkah para penipu, dan RE pun menghilang bak ditelan bumi.

Kasus penipuan online yang dialami para mitra bisnis PayTren dan Treninet menjadi pelajaran berharga bagi siapa saja, agar jangan mudah percaya dengan iming-iming. Harus cek dan ricek kembali kebenaran informasinya. Misalnya dengan menghubungi kantor pusat PayTren atau Treninet baik melalui pesan langsung di sosmed resmi perusahaan maupun lewat layanan live chat, Klik paytren.co.id atau treninet.co.id.

Kejadian ini tentunya sangat disayangkan karena banyak orang yang berusaha untuk hidup ditengah pandemi dan kebangkrutan dimana-mana, tetapi dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk memperkaya diri dengan menipu.

PENTING untuk selalu bertanya ke perusahaan (PayTren & Treninet)

Kasus penipuan online yang mengatasnamakan perusahaan jelas menjadi concern kita semua, baik mitra maupun manajemen. Maka dari itu Manajemen Paytren & Treninet menghimbau atau mengingatkan kembali kepada seluruh mitra VSI dan Treninet di seluruh Indonesia maupun dunia, untuk selalu WASPADA serta menggali informasi dari sumber yang tepat yaitu KANTOR PUSAT PayTren & Treninet.  Lawan segala bentuk penipuan online dengan menjadi pelopor sekaligus pelaku bisnis masa depan yang sudah jelas legalitasnya, PASTIKAN ITU TRENINET SENTOSA INTERNASIONAL & PayTren. 

11 Responses

  1. Innalilahi wa innailaihi rojium,,,, semoga pelakunya secepatnya di tangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya telah merusak nama baik PayTren dan TreniNet

    1. Sudah diamankan oleh pendekar kegelapan hehehhheeh,,,,terima kasih Kak, bantu share link berita ini ya,,makasih Kak

    1. Terima kasih Kak, terus menjadi pelopor dan pelaku bisnis yang NYATA Treninet sudah pasti…hehheheh…

  2. Astaghfirullohal ‘adziim..
    Sayapun selalu mengingatkan para mitra2 saya, tingkatkan kewaspadaan terhadap bisnis yg beredar disosmed, yg selalu mengiming imingi angin surga dg tanpa berproses, sdh dipastikan itu adalah bisnis ilegal/penipuan. Karna perbuatan orang2 yg tdk takut dg dosa, dia menganggap Allah tdk melihat perbuatanya mungkin🤣🤣🤣

  3. saran saya kalau ingin mengetahui tentang Treni Paytren, biasakan tanya kepada mentor atau mitra treni paytren yang kita percaya….atau kepada kantor pusat via chat di web resmi…..

    karena sekarang ini marak penipuan atas nama Treni Paytren….mulai saatnya lebih hati2….

    makanya pantau terus Info Treni Paytren dari mentor atau web resmi, supaya tidak menjadi korban penipuan

  4. Waspada penting, curiga jangan
    Barusan ada sahabat Kalimantan yg memandang negatif Paytren krn dulu gini-gitu, katanya dulu habis-habisan (keluarin modal besar hasil nol). Singkat cerita setelah mendengar penjelasan saya dan kukirim link resmi TreniNet dan Paytren tuk dibuka dan pelajari kembali akhirnya sadar dan siap bangun kembali.
    WUJUD KESETIAAN KITA SEBAGAI MITRA TRENI PAYTREN MENJAGA NAMA BAIK PERUSAHAAN – MELURUSKAN BERITA MIRING TEMEN2 YANG TERMAKAN ISSU … SEMANGAT SUKSES BERJAMAAH JALIN ERAT HUBUNGAN MITRA-PERUSAHAAN

    1. Dear Kak,
      Keren sekali respons dari Kakak, akhirnya sukses meyakinkan sahabat2 lama yang ternyata masih mencintai PayTren, dan sekaranglah waktunya bangkit menjadi yang terbaik di antara yang terbaik…terima kasih sudah menjadi “jubir” perusahaan..

Leave a Reply